Info Terbaru

Sejarah Unidar

Suatu hari, Bapak Hasan Slamet (Mantan Gubernur Provinsi Maluku) berkeinginan mewujudkan cita-cita beliau untuk membangun suatu kampus berbasis pendidikan Islam. Beliau mengenang kehidupan leluhurnya yang bergumul dalam kehidupan Pesantren. Beliau sampaikan: “Saya ingin sekali mewariskan kehidupan mereka dengan membuat kompleks pendidikan untuk generasi muda”, saat itu beliau sedang mempertimbangkan apakah lokasi pendidikan tersebut akan dibangun di Banten (Kampung Halamannya), di Sulawesi Selatan (Saat itu menjabat Pangkowilham), atau di Maluku (Saat itu menjabat Gubernur).

Setelah mendapat informasi bahwa kompleks pendidikan seperti yang beliau dimaksudkan di Maluku sangat langka, dengan melihat urgensinya beliau menetapkan dan melaksanakan di Maluku. Menyadari pentingnya peranan pendidikan dalam membina kecerdasan bangsa khususnya di Maluku, serta terbatasnya fasilitas pendidikan tinggi bila dibandingkan dengan animo pemuda-pemudi yang ingin meneruskan studinya pada tingkat Universitas/Perguruan Tinggi, maka pada bulan Juni 1982 dengan Rahmat Allah SWT, serta dengan menyadari tanggung jawab dicapai kata sepakat untuk dibentuk suatu yayasan yang diberi nama “Yayasan Darussalam”.

Bermodalkan dana sebesar Rp. 25.000.000,- (Dua Puluh Lima Juta Rupiah), pengurus yayasan mulai melangkah dalam melaksanakan programnya dibidang pendidikan tinggi. Semula direncanakan Kampus Darussalam Ambon akan dibangun pada lokasi sekitar 1 km dari Bandara Pattimura Laha-Ambon atas hibah masyarakat Islam Laha seluas + 5 Ha, akan tetapi karena masih termasuk areal security airport Bandara Pattimura sehingga tidak jadi dibangun di lokasi tersebut. Atas kemurahan hati masyarakat Tulehu pihak yayasan mendapatkan hibah tanah seluas 17,4 Ha sehingga sejak bulan Oktober 1982 areal ini mulai dibuka untuk pembangunan sarana dan prasarana Yayasan Darussalam.

Karena urgensinya yang mendesak dan sadar masa depan masyarakat Maluku, dimana pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, maka pihak yayasan mewujudkan sarana pendidikan dalam bentuk universitas dengan Nama Universitas Darussalam Ambon, yang pada awal pendiriannya terdiri dari 3 (tiga) fakultas, yaitu; Fakultas Ekonomi Program Studi Manajemen, Fakultas Pertanian Program Studi Budidaya Pertanian dan Fakultas Teknik Program Studi Mesin Umum.

Saat ini Universitas Darussalam-Ambon telah memiliki 7 (tujuh) fakultas, terdiri dari; (1) Fakultas Ekonomi Prgram Studi Manajemen dan Prgram Studi Akuntansi; (2) Fakultas Pertanian Program Studi Agroekoteknologi dan Program Studi Kehutanan; (3) Fakultas Teknik Program Studi Teknik Mesin dan Prgram Studi Teknik Industri; (4) Fakultas Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Pemerintahan dan Program Studi Ilmu Administrasi Negara; (5) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Matematika, Program Studi Fisika, Program Studi Kimia dan Program Studi Biologi; (6) Fakultas Hukum Prgram Studi Ilmu Hukum; dan (7) Fakultas Perikanan Program Studi Manajemen Sumber Daya Perikanan.

Sejak berdirinya, Universitas Darussalam Ambon telah mengalami 7 (tujuh) kali pergantian rektor, masing-masing:
1. 1986 – 1989 : M. R. Lestaluhu, SH.
2. 1989 – 1991 : Ir. D. H. Djaafar
3. 1991 – 1992 : H. M. K. Soulissa (PLH)
4. 1992 – 1996 : Prof. Drs. Ismael Tahir
5. 1996 – 2001 : Prof. Drs. Apa’
6. 2001 – 2004 : Drs. Dj. A. Tuasikal (Alm)
7. 2004 – 2012 : Prof. Drs. Ismael Tahir
8. 2012 – 2016 : Dr. Ir. Ibrahim Ohorella, MP